Hati - Hati Thread Count

Banyak orang yang beranggapan bahwa semakin tinggi jumlah Thread Count (TC) pada kain maka kain tersebut semakin baik dan terjamin kualitasnya. Apakah Anda salah satu yang berpikir demikian? Jika iya, artikel ini cocok untuk Anda.

Sebelumnya, tahukah Anda bahwa THREAD COUNT & PLY merupakan informasi penting untuk mengetahui kualitas & kekuatan kain katun?

Di luar negri, sudah menjadi suatu keharusan untuk mencamtumkan spesifikasi Thread Counts & Ply. Tetapi sayangnya di Indonesia, kita masih seringkali tidak menemukannya pada label sprei yang dijual.

Yuk kita bahas arti sederhananya disini :
THREAD COUNT : jumlah benang memanjang & melintang dalam 1 inci persegi kain (BUKAN dalam metric system – 10 cm persegi). Lebih lanjut tentang thread count dapat dilihat disini
PLY : lapisan benang

Single Ply vs Multi Ply

Ply merujuk pada jumlah jalinan serat-serat kecil yang membentuk satu benang.

Benang single ply hanya dibentuk dari satu serat yang kuat dan lebih panjang, sedangkan benang multi ply dibentuk dari beberapa serat yang biasanya lebih lemah atau lebih pendek.

Semua merek sprei ternama di dunia setuju bahwa benang single ply lebih superior daripada benang multi ply. Selain lebih kuat, benang single ply juga mempunyai profil lebih kecil yang memungkinkan udara untuk lebih leluasa bersirkulasi tanpa tertahan ukuran benang yang lebih besar.

Praktek Penipuan Thread Count

1. Mengalikan Jumlah Thread Count dengan Jumlah Ply yang digunakan

Thread count seharusnya hanya dihitung dari jumlah benang vertikal dan horizontal pada suatu kain. Melipat-gandakan nilai TC (thread count) dengan mengalikan jumlah benang dan jumlah ply yang digunakan adalah suatu praktek yang sudah dilarang oleh Federal Trade Commission USA.

Jadi, tidak selalu TC yang tinggi = kain lebih baik. Harus selalu kita lihat terlebih dahulu cara perhitungannya dan jumlah ply yang digunakan.

Berikut ilustrasi sederhana mengenai perhitungan Thread Count yang benar :

2. Luas Permukaan yang digunakan untuk menghitung Thread Count

Selain mengalikan jumlah TC sebenarnya dengan jumlah ply benang untuk mendapatkan hasil perhitungan TC yang lebih tinggi, ada beberapa perusahaan yang menghitung TC dengan luas permukaan yang lebih besar dari yang seharusnya.

Hal ini menyebabkan perbandingan TC di pasaran Indonesia menjadi tidak “apple to apple”, karena menggunakan standard yang berbeda2.

Bagaimana yang seharusnya?
Standard menghitung TC yang benar adalah menghitung jumlah benang vertikal dan horizontal pada luas kain 1 INCH PERSEGI bukan 10 cm persegi DAN tidak mengalikannya dengan jumlah ply benang yg digunakan.

Ilustrasi perhitungan TC pada luas kain 1 inchi persegi vs 10 cm persegi :

Kita seharusnya HANYA menggunakan cara kiri dalam perhitungan TC yang benar

Kesimpulannya adalah, sebagai konsumen yang bijak, jangan mudah tergiur dengan jumlah thread count yang tinggi. Karena, TC yang tinggi TIDAK berarti kualitasnya pasti bagus, tergantung dari cara perhitungannya.

Leven Cotton menjadi pelopor produsen sprei di Indonesia yang memberikan informasi jujur mengenai produk bedding yang dijualnya. Leven Cotton dengan jelas menuliskan spesifikasinya pada packaging produknya, yaitu 200 TC 40S, tidak dicampur polyester, kualitas yang baik dengan harga terjangkau.

Ayo buktikan sendiri.

Bagikan Artikel Ini:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Blog Lainnya:

Yuk Ganti Selimutmu dengan Coverlet

YUK GANTI SELIMUTMU DENGAN COVERLET Bosan dengan tempat tidur yang itu-itu saja, yuk cobain coverlet dari Leven Cotton untuk pengalaman tidur yang lebih baik. Sadarkah

10 Tips Dekorasi Kamar

10 TIPS DEKORASI KAMAR ANDA Bosan dengan kondisi kamar yang begitu-begitu saja? Sedang mencari referensi untuk kamar anda ? Mendesain kamar dengan merombak seluruh pernak-pernik

Kupon Diskon Rahasia & Eksklusif

Dikirimkan via email untuk pelanggan newsletter Leven Cotton