fbpx

Perbandingan Katun vs CVC Untuk Bahan Sprei

100% Cotton

Kain katun diproduksi dari serat alami bunga tanaman kapas (Gossypium hirsutum) yang dipintal menjadi benang.

CVC

CVC adalah singkatan dari Chief Value Cotton, bukan Cotton Viscose. Kain sprei CVC bukanlah dibuat dri viscose, melainkan dari campuran katun (sekitar 55%) dan polyester. Ini dilakukan untuk menekan harga

Temperature Control (Kontrol Suhu)

Suhu ideal untuk tidur adalah sekitar 22-25 derajat celcius. Sprei berperan sangat tinggi dalam regulasi suhu saat Anda tidur

100% Cotton

Katun sangat breathable dan menyerap keringat dengan baik. Hasilnya adalah kontrol suhu yang baik. Suhu stabil sepanjang malam

CVC

Meskipun sudah jauh lebih baik daripada kain 100% polyester/microtex, namun kain sprei berbahan CVC masih dapat terasa kurang nyaman (panas) karena masih terdapat kandungan polyester di dalamnya

Durability (Kekuatan)

Seberapa lama sprei dapat bertahan dengan pemakaian normal

100% Cotton

Sprei 100% katun sangat kuat dan dapat bertahan minimal 5 tahun, bahkan lebih. Semakin dicuci, sprei katun akan semakin lembut. Sprei katun tidak memerlukan metode pencucian khusus (dapat dicuci dengan mesin cuci biasa) karena serat katun 30% lebih kuat saat basah

CVC

Karena terdapat kandungan polyester di dalam CVC, maka kekuatan polyester akan mengurangi durability sprei CVC. Durability sudah lebih baik daripada kain 100% polyester. Sprei CVC dapat bertahan sekitar 3-4 tahun sebelum harus diganti. Masih rentan piling/menggumpal karena terdapat kandungan polyester di dalamnya

Rendah Alergi & Tahan Tungau

Apakah bahan sprei ini hypo allergenic (rendah alergi) dan mite resistant (tahan tungau)?

100% Cotton

Sprei 100% katun adalah bahan alami yang rendah alergi sehingga cocok untuk penggunaan bayi, anak kecil, dan orang tua. Sprei 100% katun juga tahan tunggau karena saat tumbuh di alam harus kuat menghadapi serangan hama.

CVC

Kain CVC merupakan campuran katun dengan polyester. Karena kain polyester tidak memiliki sifat rendah alergi dan tahan tungau, maka secara umum, sprei jenis ini lebih rentan menimbulkan alergi dan lebih tidak tahan tungau

Price (Harga)

Harga perkiraan 1 set sprei

100% Cotton

Sprei 100% katun tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah (berada di tengah-tengah). Untuk 1 set sprei, harga mulai dari Rp 400 ribu-an (untuk kain percale) sampai dengan di atas 1 juta (untuk sprei sateen dan egyptian cotton)

CVC

Sprei CVC sangat jarang dibuat dengan kualitas tinggi. Nilai thread count berkisar antara 140-150 saja. Oleh karena itu, sprei CVC dapat diperoleh dengan harga lebih murah daripada sprei katun, mulai dari Rp 200 ribu-an saja

Look & Feel

Bagaimana sprei terlihat dan terasa saat digunakan

100% Cotton

Lembut natural khas katun yang nyaman untuk kulit. Sprei 100% katun percale terlihat lebih matte (doff) dan agak sulit disetrika menjadi sangat rapi. Sprei 100% katun sateen lebih halus dan mengkilap.

CVC

Sprei CVC di Indonesia biasa dibuat dengan thread count sekitar 140-150 yang mengakibatkan sprei CVC terasa kasar. Kombinasi katun dan polyester kadang-kadang menghasilkan sprei yang terasa berpasir sehingga tidak nyaman untuk digunakan.

Bagikan Artikel Ini:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Blog Lainnya:

Perbandingan 100% Katun vs Linen

Perbandingan Katun vs Linen Untuk Bahan Sprei 100% Cotton Kain katun diproduksi dari serat alami bunga tanaman kapas (Gossypium hirsutum) yang dipintal menjadi benang. Linen

Perbandingan 100% Katun vs Sutra (Silk)

Perbandingan Katun vs Sutra (Silk) Untuk Bahan Sprei 100% Cotton Kain katun diproduksi dari serat alami bunga tanaman kapas (Gossypium hirsutum) yang dipintal menjadi benang.